Pencarian

Pemkab Asahan dan Universitas Asahan Teken MoU, Riset Kampus Jadi Acuan Pembangunan Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 • 19:19:31 WIB
Pemkab Asahan dan Universitas Asahan Teken MoU, Riset Kampus Jadi Acuan Pembangunan Daerah
Penandatanganan MoU antara Pemkab Asahan dan Universitas Asahan untuk integrasi riset kampus dalam pembangunan daerah.

ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan dan Universitas Asahan (UNA) resmi menjalin kemitraan strategis untuk menjadikan hasil riset kampus sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Nota Kesepahaman ditandatangani di Aula Zulfiman Siregar, Kampus Universitas Asahan, Jumat (10/7/2026).

Penandatanganan disaksikan langsung Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ketua Yayasan UNA Mapilindo, Rektor UNA Mangaraja Manurung, serta jajaran civitas akademika dan pejabat pemkab.

Tri Dharma Kampus Diselaraskan dengan Kebutuhan Daerah

MoU ini menjadi landasan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil kajian dosen dan mahasiswa diharapkan mampu menjawab persoalan konkret di lapangan.

Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, menilai kolaborasi ini akan memperkuat relevansi akademik dengan kondisi riil masyarakat.

“Kami berharap dosen dapat menghasilkan kajian yang sesuai dengan kebutuhan daerah, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman magang yang relevan dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Bupati: Pembangunan Tak Boleh Lagi Berbasis Perkiraan

Bupati Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus memiliki dasar keilmuan yang kuat. Perencanaan ekonomi, infrastruktur, hingga program pemberdayaan masyarakat tidak boleh lagi hanya berdasarkan perkiraan.

“Kami tidak ingin membangun berdasarkan perkiraan. Perencanaan ekonomi, infrastruktur, hingga program pemberdayaan masyarakat harus memiliki dasar keilmuan yang kuat agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Bupati.

Kerja sama ini akan difokuskan pada lima sektor prioritas: pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat, pembangunan Asahan Center Business District, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Komitmen Bersama

Ketua Yayasan Universitas Asahan, Drs. Mapilindo, menekankan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar seremonial. Pihaknya berkomitmen agar riset dan inovasi kampus benar-benar memberikan solusi bagi warga.

“Ini bukan hanya selembar dokumen. Ini bukti tanggung jawab bersama memajukan Asahan. Kami ingin hasil riset dan inovasi kampus benar-benar memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini Universitas Asahan memiliki 12 program studi, satu Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan tiga program magister. Dua program studi, yakni Ilmu Hukum dan Teknik Informatika, telah meraih akreditasi Unggul.

Pemkab Asahan berharap kemitraan ini mampu memperkuat peran Universitas Asahan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: mediabengkulu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks