BENGKULU TENGAH — Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, membuka langsung Pelatihan Tunas 1 dan 2 Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) se-Provinsi Bengkulu. Acara yang digelar di Bengkulu Tengah ini dihadiri puluhan kader muda dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Di hadapan para peserta, Rachmat menekankan bahwa organisasi kepemudaan harus menjadi inkubator pemimpin, bukan sekadar pelengkap. Ia mendorong anak muda untuk memanfaatkan ruang berkreasi dan berinovasi yang disediakan organisasi.
“Yang kita butuhkan hari ini adalah keberanian memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk berekspresi, berinovasi, dan mengembangkan bakat yang mereka miliki. Dari proses itulah akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Rachmat dalam sambutannya.
Investasi untuk Puluhan Tahun ke Depan
Rachmat, yang memiliki pengalaman panjang di dunia organisasi sejak muda, menyebut bahwa pelajaran berharga dari organisasi menjadi bekal tak ternilai hingga kini ia memimpin daerah. Ia mengajak peserta pelatihan untuk menyerap materi dengan sungguh-sungguh.
“Kaderisasi bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk puluhan tahun ke depan. Apa yang dipelajari dalam organisasi akan menjadi bekal ketika nanti memimpin di berbagai bidang,” tegasnya.
Menurut Rachmat, demografi pemuda yang mencapai 40 persen dari total penduduk Bengkulu Tengah menjadi modal besar. Ia optimistis daerah ini mampu melahirkan kader-kader unggul yang berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Kualitas SDM, Bukan Kuantitas Anggota
Ketua Pengurus Daerah (PD) TIDAR Provinsi Bengkulu, Sandhy Cahyadi, mengingatkan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kualitas sumber daya manusia, bukan sekadar jumlah anggota. Senada dengan itu, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) PP TIDAR, Idhan Alvi Sahrin, mendorong kader untuk menjadikan organisasi sebagai laboratorium belajar dan membangun kolaborasi lintas daerah.
Sementara itu, Ketua PC TIDAR Bengkulu Tengah, Ary Rahmad, berharap pelatihan ini melahirkan kader yang berwawasan kebangsaan dan adaptif terhadap perubahan. Melalui momentum ini, TIDAR berkomitmen membentuk pemimpin baru yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu membawa perubahan positif bagi Bengkulu dan Indonesia.