KEPAHIANG — Angka tersebut menempatkan Kepahiang di peringkat keenam dari sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Meski meningkat, capaian ini masih berada di bawah rata-rata provinsi yang tercatat sebesar 9,23 tahun pada periode yang sama.
Secara nasional, rata-rata lama sekolah penduduk Indonesia pada 2025 adalah 9,07 tahun. Artinya, capaian Kepahiang masih belum menyentuh standar nasional tersebut.
Angka 8,61 Tahun Setara dengan Tingkat Kelas VIII
RLS 8,61 tahun secara sederhana menggambarkan bahwa rata-rata penduduk Kepahiang hanya menempuh pendidikan hingga jenjang kelas VIII atau kelas dua Sekolah Menengah Pertama. Angka ini menjadi indikator penting untuk mengukur kualitas sumber daya manusia di daerah.
Dalam lima tahun terakhir, RLS di Kabupaten Kepahiang tercatat naik 0,37 tahun atau tumbuh 4,49 persen. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan akses pendidikan bagi warga, meskipun masih ada pekerjaan rumah untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain.
Perbandingan dengan Wilayah Lain di Bengkulu
Kota Bengkulu menjadi wilayah dengan RLS tertinggi di provinsi tersebut, yakni mencapai 11,95 tahun. Disusul Kabupaten Bengkulu Selatan dengan 9,6 tahun, dan Kabupaten Rejang Lebong yang mencatatkan 9,05 tahun.
Sementara itu, posisi Kepahiang dengan 8,61 tahun berada di atas Kabupaten Mukomuko yang mencatatkan 8,65 tahun. Adapun Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi wilayah dengan RLS terendah, yaitu 7,94 tahun.
Data ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong partisipasi sekolah, terutama bagi penduduk yang putus sekolah di usia produktif. Perbaikan angka ini juga relevan dengan upaya peningkatan kualitas tenaga kerja lokal di tengah pembangunan yang terus berjalan di Provinsi Bengkulu.