Pencarian

145 Petani Sawit dari 3 Kabupaten di Bengkulu Ikuti Pelatihan SDM Perkebunan 2026, Target Tingkatkan Rendemen CPO

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:57:31 WIB
145 Petani Sawit dari 3 Kabupaten di Bengkulu Ikuti Pelatihan SDM Perkebunan 2026, Target Tingkatkan Rendemen CPO
petani sawit dari tiga kabupaten di Bengkulu mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas SDM perkebunan.

BENGKULU — Pelatihan ini menjadi salah satu agenda strategis penguatan sektor sawit di Bengkulu. Pasalnya, capaian rendemen crude palm oil (CPO) daerah ini masih di bawah provinsi tetangga, yakni rata-rata di bawah 20 persen sementara daerah lain telah menembus 22 persen. Kondisi itu berdampak langsung pada harga tandan buah segar (TBS) yang diterima petani di tingkat kebun.

Selama satu pekan, para peserta akan dibekali materi teknik budidaya kelapa sawit dan teknik pemetaan lokasi perkebunan. Materi disampaikan instruktur yang berlatar belakang akademisi sekaligus praktisi perkebunan.

Pendampingan Digital Usai Pelatihan Jadi Nilai Tambah

Direktur Utama DG Learning Institute, M. Gema Alize Putra, menegaskan pelatihan tidak berhenti pada teori di kelas. Pihaknya menyiapkan sistem pendampingan berkelanjutan lewat monitoring pasca pelatihan selama tiga hingga enam bulan.

“Tujuan utama kami adalah memastikan ilmu yang diterima peserta benar-benar dapat diterapkan di kebun masing-masing. Kami ingin petani memperoleh pengetahuan baru tentang teknik budidaya yang baik, pemupukan yang tepat, hingga pemetaan lahan yang akurat,” ujar Gema.

Seluruh peserta mendapatkan akun pribadi pada Learning Management System (LMS) berbasis digital. Lewat platform itu, evaluasi, pre-test, post-test, hingga konsultasi teknis dengan instruktur dapat dilakukan secara daring tanpa dokumen cetak.

Bengkulu Prioritas Utama Program Lima Provinsi

Bengkulu menjadi salah satu dari lima provinsi yang mendapat mandat pelaksanaan program ini, bersama Aceh, Sulawesi Tengah, Banten, dan Jambi. Dari lima wilayah tersebut, Bengkulu mencatatkan jumlah peserta terbesar.

“Pemilihan Bengkulu dilakukan berdasarkan hasil penilaian dan rekomendasi tim komite program. Potensi sawit di Bengkulu sangat besar sehingga menjadi prioritas dalam peningkatan kapasitas SDM petani,” jelas Gema.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Hj. Serlin Despita, menyebut luas perkebunan rakyat kelapa sawit di Bengkulu mencapai lebih dari 330 ribu hektare. Produksi CPO tahunan menembus sekitar 1 juta ton, menempatkan provinsi ini sebagai salah satu penghasil sawit terbesar di Sumatera.

Produksi Tinggi, Kualitas Masih Tertinggal

Serlin mengakui ada pekerjaan rumah besar pada aspek kualitas. Rendemen sawit Bengkulu yang masih di bawah 20 persen menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki.

“Produksi kita memang tinggi, tetapi kualitasnya masih rendah. Rendemen sawit Bengkulu rata-rata masih di bawah 20 persen, sedangkan provinsi tetangga sudah mencapai lebih dari 22 persen. Kondisi ini berdampak pada harga tandan buah segar (TBS) yang diterima petani,” katanya.

Ia berharap para peserta tidak menyimpan ilmu untuk diri sendiri. Transfer pengetahuan ke kelompok tani dan petani lain di sekitar tempat tinggal menjadi kunci pemerataan kualitas. “Ilmu yang diperoleh jangan berhenti pada peserta saja. Bagikan kepada anggota kelompok tani, tetangga, maupun petani lain agar kualitas sawit Bengkulu meningkat secara bersama-sama,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmen mendorong sektor perkebunan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Peningkatan kompetensi SDM dinilai sebagai kunci utama mewujudkan perkebunan modern yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Kegiatan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi petani, memperbaiki kualitas data perkebunan, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas kelapa sawit di Provinsi Bengkulu,” tegas Serlin.

DG Learning Institute juga mendukung implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai bagian dari upaya mewujudkan industri kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teropongpublik.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks