Kebakaran di Pengantungan Bengkulu Hanguskan Rumah 21 Keluarga, Pemkot Dirikan Dapur Umum dan Siapkan Trauma Healing

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:21:31 WIB
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, untuk memastikan penanganan korban berjalan maksimal.

BENGKULU — Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, untuk memastikan penanganan terhadap para korban berjalan maksimal. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Penjabat (Pj) Sekda Kota Medy Pebriansyah, Kadinsos Afriyenita, Kalaksa BPBD I Made Ardana, serta Camat Ratu Samban Novi Wahyudi.

Dedy menyebutkan, tim pemadam kebakaran (PBK) telah berhasil melokalisir api sehingga kobaran tidak meluas ke permukiman lain. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi melalui dapur umum yang didirikan di dekat lokasi kejadian.

Dapur Umum Beroperasi dan Donasi Dibuka untuk 21 Keluarga

Sebanyak 21 keluarga tercatat sebagai korban langsung dalam musibah ini. Pemkot Bengkulu membuka pintu donasi bagi warga yang ingin membantu, baik berupa pakaian layak pakai, infak, maupun bantuan lainnya yang bisa disalurkan langsung ke dapur umum.

"Kemudian juga nanti kami akan mengerahkan untuk donasi pakaian layak pakai. Termasuk juga masyarakat Kota Bengkulu bagi yang ingin berinfak, bersedekah, ataupun memberi bantuan bentuk apapun, boleh langsung ke dapur umum sini. Ada 21 keluarga terdampak. Ini musibah, kita hadapi bersama, insya allah," ujar Dedy di lokasi kejadian.

Pemulihan Trauma Khusus Anak Korban Kebakaran

Selain pemenuhan logistik, pemerintah memberikan perhatian serius pada kondisi psikologis korban, terutama anak-anak yang rentan mengalami trauma pascakebakaran. Program trauma healing akan disiapkan untuk memulihkan mental mereka.

"Sampai nanti masyarakat sudah bisa mandiri betul. Tapi sebelum itu, kita akan terus buka donasi, kemudian kita juga buka dapur umum. Intinya kita, masyarakat yang berduka itu kita hibur. Kemudian kalau anak-anak juga nanti kita juga ada semacam trauma, kita membangkitkan mental anak tadi dari traumatik mereka itu. Inilah bukti pemerintah hadir di kala duka, di tengah masyarakat," tegasnya.

Angin Kencang Diduga Mempercepat Rambat Api

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyidikan kepolisian. Wali kota mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem dan angin kencang yang melanda Bengkulu belakangan ini dinilai menjadi faktor utama api cepat merembet ke bangunan lain.

"Ya, yang pertama kepada warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena musim kemarau ini sedikit saja suasana panas, kemudian angin juga kencang. Kayak tadi, itu sebenarnya kalau tidak angin, mungkin tidak sebanyak ini. Tapi karena angin yang kuat, sehingga beberapa rumah menjadi ikut terbakar. Tidak ada cara lain, kita harus meningkatkan kewaspadaan," imbaunya.

Peristiwa ini menjadi kebakaran ketiga yang terjadi di Kota Bengkulu dalam sepekan terakhir. Pemerintah berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat lebih berhati-hati menjaga lingkungan masing-masing.

"Dalam seminggu ini ada tiga lokasi kebakaran. Kita berharap dan berdoa ini yang terakhir di Kota Bengkulu, ya," pungkas Dedy.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: pedomanbengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top