Pencarian

Ditreskrimsus Polda Bengkulu Sabet Peringkat Satu Nasional Penanganan Kasus Korupsi

Rabu, 06 Mei 2026 • 15:04:01 WIB
Ditreskrimsus Polda Bengkulu Sabet Peringkat Satu Nasional Penanganan Kasus Korupsi
Ditreskrimsus Polda Bengkulu menerima penghargaan peringkat pertama nasional dalam penanganan kasus korupsi tahun 2025.

BENGKULU — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu mencatatkan rekor impresif dengan mempertahankan posisi elit dalam penanganan perkara korupsi di tingkat nasional. Selama tiga tahun terakhir, institusi ini konsisten berada di barisan depan penilaian Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Puncaknya terjadi pada Rakernis Tahun Anggaran 2026 di Ancol, Jakarta, baru-baru ini. Kortastipidkor Mabes Polri menyerahkan penghargaan peringkat pertama kategori Penyelesaian Penanganan Perkara Tipidkor tahun 2025 kepada Dirreskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Aris Tri Yunarko.

Rekam Jejak: Tiga Tahun Dominasi di Level Nasional

Prestasi ini bukan pencapaian instan, melainkan hasil konsistensi sejak 2024. Pada tahun tersebut, Polda Bengkulu menyabet peringkat kedua nasional dalam penyelesaian perkara sekaligus menerima penghargaan dari KPK RI saat peringatan Hari Anti Korupsi Dunia.

Tren positif berlanjut pada 2025 ketika tim ini kembali mengamankan posisi kedua nasional. Selain kecepatan penyelesaian kasus, Polda Bengkulu juga dinilai unggul dalam transparansi sistem pemberitahuan perkara melalui platform SPDP Online yang terintegrasi.

Keberhasilan ini menjadi barometer baru bagi profesionalisme kepolisian daerah di kancah nasional. Penegakan hukum di Bumi Rafflesia kini dinilai sangat progresif dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

Kasus PDAM Hingga Bank Bengkulu Jadi Kunci Penilaian

Sepanjang periode 2025, sejumlah kasus besar berhasil dituntaskan hingga ke meja hijau. Beberapa perkara yang menyita perhatian publik di antaranya adalah dugaan korupsi di tubuh PDAM yang menjerat tiga tersangka.

Selain itu, penyidik Tipidkor juga menyelesaikan kasus penyimpangan anggaran di Dinas Pertanian Kabupaten Kaur. Penanganan perkara korupsi di Bank Bengkulu Unit Topos turut menjadi poin krusial yang mendongkrak skor performa Polda Bengkulu di mata Mabes Polri.

Kasubdit Tipidkor, Kompol Muhammad Syahir Fuad Rangkuti, menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara tim di tingkat Polda dengan satuan di Polres jajaran.

“Penghargaan ini hasil kerja tim. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas penanganan perkara korupsi serta mempercepat penyelesaiannya di Bengkulu,” ujar Fuad, Rabu (6/5/26).

Integritas Penyidikan di Tengah Tantangan Hukum

Acara penyerahan penghargaan yang dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini menjadi momentum penguatan integritas personel. Kakortastipidkor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan instruksi khusus bagi jajaran Reskrimsus yang berprestasi.

Totok menekankan bahwa penghargaan tersebut harus berbanding lurus dengan kualitas hasil penyidikan. Terutama dalam menghadapi tantangan hukum yang semakin kompleks di daerah.

“Penghargaan ini harus menjadi motivasi jajaran Reskrimsus untuk terus meningkatkan integritas. Penyidikan harus tetap berkualitas dalam menghadapi tantangan hukum yang kompleks,” ujar Totok saat menyerahkan trofi di Jakarta.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks