Pencarian

Irjen Mardiyono Perkuat Mental Personel Polda Bengkulu Melalui Binrohtal

Jumat, 08 Mei 2026 • 11:45:26 WIB
Irjen Mardiyono Perkuat Mental Personel Polda Bengkulu Melalui Binrohtal
Kapolda Bengkulu Irjen Mardiyono memimpin kegiatan Binrohtal untuk penguatan mental personel Polda.

BENGKULU — Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas operasional dan penguatan spiritual bagi setiap anggota Polri. Melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang berpusat di Masjid Al-Amin, pimpinan tertinggi kepolisian daerah tersebut mengajak jajarannya untuk merefleksikan kembali tanggung jawab moral sebagai pelayan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) ini diikuti secara langsung oleh Irwasda Polda Bengkulu serta para Pejabat Utama (PJU). Mengingat luasnya wilayah tugas, personel di berbagai satuan kerja lainnya mengikuti jalannya pembinaan melalui sambungan zoom meeting.

Membentuk Karakter Polisi yang Humanis dan Berintegritas

Binrohtal bukan sekadar agenda seremonial mingguan di lingkungan Polda Bengkulu. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan karakter untuk memastikan setiap personel memiliki fondasi moral yang kuat dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Aspek integritas menjadi poin krusial yang ditekankan dalam pembinaan kali ini. Kapolda berharap melalui penguatan spiritual, kualitas keimanan dan ketakwaan personel meningkat, sehingga mampu meminimalisir pelanggaran etika maupun hukum saat bersentuhan dengan masyarakat.

Personel Polri dituntut tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga harus mengedepankan sisi humanis. Moralitas yang terjaga diyakini akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.

Bagaimana Binrohtal Memperkuat Soliditas Internal?

Selain dimensi spiritual, pertemuan rutin ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kebersamaan antar-anggota. Soliditas internal dianggap sebagai kunci utama agar pelaksanaan tugas kepolisian di Provinsi Bengkulu dapat berjalan optimal dan penuh tanggung jawab.

Dengan suasana yang lebih sejuk dan religius, komunikasi antara pimpinan dan bawahan terjalin lebih cair. Hal ini diharapkan mampu membangun komitmen kolektif dalam menjaga nama baik institusi serta memastikan keamanan wilayah tetap kondusif.

Melalui penguatan mental yang konsisten, Polda Bengkulu berupaya mencetak sumber daya manusia yang amanah. Langkah preventif melalui pendekatan agama ini diharapkan mampu membentengi personel dari godaan penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Bagikan
Sumber: mediasinardunia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks