BENGKULU — Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman kantornya pada Rabu (20/5/2026). Seluruh ASN di lingkungan dinas tersebut mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat, mulai dari pembacaan teks Pancasila hingga amanat inspektur upacara.
Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Tanti Nasilva, bertindak sebagai inspektur upacara mewakili kepala dinas. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa peringatan Harkitnas bukan sekadar seremoni tahunan.
Momentum Perkuat Komitmen Pelayanan Publik
“Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, integritas dan profesionalisme dalam bekerja,” ujar Tanti. Ia menambahkan bahwa tantangan zaman terus berkembang dan menuntut inovasi serta kemampuan adaptasi dari setiap aparatur.
Menurutnya, peran Dinas Kominfotik sangat strategis di era digital saat ini. Tugas utama dinas mencakup penyebaran informasi yang akurat, penguatan keamanan data, serta percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Transformasi Digital Jadi Kunci Tata Kelola Modern
Tanti menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi secara optimal harus terus didorong. Hal ini dinilai penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan modern.
Peringatan Harkitnas yang mengambil tema kebersamaan dan kebangkitan bangsa ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi ASN. Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh aparatur dapat menjaga persatuan, memperkuat sinergi, dan meningkatkan etos kerja demi mewujudkan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sejarah Harkitnas: Tonggak Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei untuk mengenang lahirnya organisasi Budi Utomo pada 1908. Organisasi tersebut menjadi tonggak awal bangkitnya kesadaran nasional bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Melalui momentum ini, Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu juga menjadikan upacara sebagai ajang mempererat solidaritas dan kekompakan antarpegawai. Seluruh peserta tampak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan rasa nasionalisme.