Pencarian

PT Pegadaian Turunkan Harga Emas Retail hingga Rp 48.000 per Gram, Simak Rincian Antam dan UBS per 21 Mei 2026

Kamis, 21 Mei 2026 • 08:20:38 WIB
PT Pegadaian Turunkan Harga Emas Retail hingga Rp 48.000 per Gram, Simak Rincian Antam dan UBS per 21 Mei 2026
PT Pegadaian menurunkan harga emas retail hingga Rp 48.000 per gram per 21 Mei 2026.

BENGKULU — Penurunan harga logam mulia di outlet Pegadaian hari ini menjadi angin segar bagi para pemburu emas batangan di tanah air. Tiga merek utama yang dijajakan perusahaan pelat merah ini—Antam, UBS, dan Galeri24—kompak bergerak ke zona merah dengan besaran koreksi yang bervariasi.

Emas cetakan UBS mencatatkan penurunan paling drastis, menyusut Rp 48.000 menjadi Rp 2.797.000 per gram. Sementara itu, emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kini dibanderol Rp 2.862.000 per gram, atau lebih murah Rp 25.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Mengapa Harga Emas Pegadaian Turun Saat Global Rebound?

Pergerakan harga emas di tingkat retail domestik sering kali mengalami jeda waktu (lagging) terhadap pergerakan harga spot dunia. Penurunan tajam di Pegadaian hari ini merupakan transmisi dari pelemahan harga emas global pada sesi-sesi perdagangan sebelumnya yang sempat tertekan hebat.

Di sisi lain, harga emas dunia di pasar spot sebenarnya mulai merangkak naik 1 persen ke level USD 4.532,72 per ounce (sekitar Rp 72,52 juta per ounce) pada penutupan perdagangan Rabu (20/5/2026). Rebound ini dipicu oleh meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah serta turunnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS).

Rincian Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini

Pegadaian menyediakan berbagai variasi ukuran untuk memudahkan aksesibilitas investasi masyarakat. Emas produksi anak usaha Pegadaian, Galeri24, kini dijual mulai dari ukuran 0,5 gram seharga Rp 1.446.000 hingga ukuran terbesar 1.000 gram seharga Rp 2.670.557.000.

Untuk emas Antam, denominasi terkecil 0,5 gram dipatok Rp 1.484.000, sedangkan ukuran 100 gram dihargai Rp 280.187.000. Bagi peminat emas UBS, ukuran 0,5 gram dapat ditebus dengan harga Rp 1.512.000 dan ukuran maksimal 500 gram berada di angka Rp 1.356.392.000.

Berikut adalah ringkasan harga emas batangan 1 gram di Pegadaian per 21 Mei 2026:

  • Emas Antam: Rp 2.862.000 per gram (turun Rp 25.000)
  • Emas UBS: Rp 2.797.000 per gram (turun Rp 48.000)
  • Emas Galeri24: Rp 2.756.000 per gram (turun Rp 26.000)

Sentimen Global: Meredanya Konflik Iran dan Prospek Suku Bunga Fed

Direktur Perdagangan High Ridge Futures, David Meger, menjelaskan bahwa pelonggaran tekanan pada pasar obligasi AS menjadi motor utama penguatan emas dunia. "Kita telah melihat jeda dari peningkatan imbal hasil yang berkelanjutan, sehingga harga emas menguat dari titik terendah baru-baru ini," ujarnya.

Ekspektasi de-eskalasi konflik antara AS dan Iran, yang diperkuat oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi penyelesaian cepat, turut menekan harga minyak mentah Brent. Penurunan harga energi ini meredakan kekhawatiran inflasi jangka panjang yang biasanya memaksa bank sentral bersikap ultra-hawkish.

Berdasarkan data CME FedWatch, pelaku pasar kini melihat peluang sebesar 89,6 persen bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan Juni 2026. Keputusan moneter ini sangat krusial karena emas yang tidak memberikan imbal hasil langsung (non-yielding asset) cenderung berkinerja kurang optimal dalam iklim suku bunga tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa harga emas UBS turun lebih dalam dibanding Antam?
Perbedaan besaran penurunan ini disebabkan oleh strategi lindung nilai (hedging), biaya manufaktur, dan margin premium yang berbeda antara produsen UBS dan Antam di tingkat distributor retail.

Kapan waktu terbaik membeli emas saat harga berfluktuasi?
Secara historis, metode mencicil (dollar-cost averaging) saat harga mengalami koreksi harian seperti hari ini dianggap lebih aman bagi investor jangka panjang dibanding berspekulasi menebak dasar harga pasar.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks