BENGKULU SELATAN — Proses penilaian dan evaluasi itu berlangsung di Aula Command Center Polres Bengkulu Selatan pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakatim Penilai Internal Pembangunan Zona Integritas, AKBP Ida Ayu Ade Someyani, didampingi Wakapolres Bengkulu Selatan Kompol Kusman Jaya.
Enam Aspek yang Jadi Fokus Penilaian
Dalam proses evaluasi, tim dari Mabes Polri tidak hanya memeriksa dokumen administrasi. Enam area perubahan menjadi sorotan utama, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, hingga sistem manajemen sumber daya manusia (SDM).
Dua aspek lainnya yang tak kalah penting adalah penguatan akuntabilitas kinerja dan penguatan pengawasan. Semua ini bermuara pada satu tujuan: peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis.
Data Pendukung Wajib Disiapkan Ganda
AKBP Ida Ayu Ade Someyani menegaskan bahwa timnya hadir untuk melakukan asistensi sekaligus evaluasi Lembar Kerja Evaluasi dan Dokumen (LKD). Ia meminta seluruh operator di bagian, satuan, dan seksi untuk menyiapkan data pendukung secara maksimal.
“Kami berharap seluruh operator dapat menyiapkan data secara maksimal, baik hard copy maupun soft copy,” ujar AKBP Ida Ayu Ade Someyani dalam arahannya.
Pengecekan Langsung ke Ruang Pelayanan
Setelah evaluasi administrasi rampung, kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi lapangan. Tim penilai mengecek langsung ruang pelayanan publik Polres Bengkulu Selatan untuk memastikan implementasi pelayanan prima berjalan sesuai standar.
Wakapolres Bengkulu Selatan Kompol Kusman Jaya menyambut baik kedatangan tim. Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polres Bengkulu Selatan akan selalu memberikan kontribusi penilaian positif dalam pelayanan di tengah masyarakat,” ujar Kompol Kusman Jaya dalam sambutannya.
Reformasi Birokrasi di Tingkat Polres
Langkah ini merupakan bagian dari program reformasi birokrasi yang digalakkan di lingkungan Polri. Predikat WBK dan WBBM menjadi indikator bahwa sebuah satuan kerja telah bersih dari praktik korupsi dan mampu memberikan layanan prima.
Polres Bengkulu Selatan menjadi salah satu dari sekian banyak satuan kerja di Indonesia yang tengah berupaya meraih predikat tersebut. Dengan adanya evaluasi dari Mabes Polri, diharapkan proses pembenahan internal bisa berjalan lebih terukur.