BENGKULU — Kemitraan Hyundai dengan FIFA yang sudah berlangsung 27 tahun memasuki babak baru. Untuk Piala Dunia 2026, pabrikan Korea Selatan ini tidak hanya menyediakan kendaraan, tetapi juga resmi menyandang status Official Robotics Partner. Status ini merupakan hasil pembaruan kontrak kerja sama pada 2023 lalu.
Sembilan Model Andalan untuk Mobilitas di 16 Kota
Armada mobil penumpang yang disiapkan didominasi jajaran produk global Hyundai, termasuk varian hybrid. Beberapa model yang dikerahkan antara lain Palisade, Santa Fe, Tucson, Santa Cruz, Kona, Sonata, Elantra, Creta, Creta Grand, dan Genesis GV80.
Total 994 unit mobil penumpang dan 506 bus operasional akan beroperasi di tiga negara tuan rumah. Sungwon Jee, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Pemasaran Global Hyundai Motor Company, menyebut dukungan ini sebagai bentuk komitmen terhadap keunggulan dan inovasi.
Robot Spot Berpatroli di Dallas dan New York
Empat unit robot Boston Dynamics Spot yang telah dimodifikasi khusus akan diterjunkan ke dua titik vital. Area penempatannya adalah pusat penyiaran internasional di Dallas dan New York–New Jersey Stadium.
Robot bionik ini mengemban misi patroli otonom, pemantauan real-time, hingga inspeksi area. Sistem mekanisnya didukung perangkat Enterprise Asset Management berkemampuan inspeksi level industri. Teknologi kecerdasan fisik ini diharapkan mendongkrak efisiensi keselamatan operasional di lingkungan stadion yang padat dan kompleks.
“Seiring dengan persiapan FIFA dalam penyelenggaraan World Cup terbesar sepanjang sejarah, yang digelar di tiga negara dan 16 kota tuan rumah, kemitraan kami yang telah terjalin selama 27 tahun ini mencerminkan komitmen bersama terhadap keunggulan, inovasi, dan kolaborasi global,” ujar Sungwon Jee dalam siaran pers.
Dengan jumlah kendaraan dan teknologi robotik yang belum pernah ada sebelumnya, Hyundai memecahkan rekor logistik terbesar sepanjang sejarah turnamen sepak bola dunia. Langkah ini sekaligus menjadi ajang demonstrasi visi mobilitas cerdas pabrikan di panggung global.