Pencarian

Polda Jateng Bedah Rumah Korban Kebakaran di Semarang Jelang Hari Bhayangkara

Jumat, 12 Juni 2026 • 14:45:01 WIB
Polda Jateng Bedah Rumah Korban Kebakaran di Semarang Jelang Hari Bhayangkara
Polda Jateng merampungkan renovasi rumah korban kebakaran di Semarang menjelang Hari Bhayangkara.

BENGKULU — Rumah milik Margono di kawasan Semarang kini kembali layak huni setelah sebelumnya ludes dilalap api. Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengambil inisiatif melakukan bedah rumah secara total, mulai dari perbaikan struktur bangunan hingga finishing interior. Program ini digarap dalam beberapa pekan terakhir dan rampung tepat sebelum peringatan Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli.

Gotong Royong Personel dan Warga Jadi Kunci Renovasi

Proses renovasi tidak melibatkan kontraktor eksternal. Personel Brimob, Samapta, dan Bhabinkamtibmas dikerahkan langsung ke lokasi bersama puluhan warga setempat. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, meninjau langsung proses pengerjaan dan memastikan rumah tersebut bisa segera ditempati kembali.

"Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya saat pengamanan. Program bedah rumah ini wujud nyata gotong royong antara polisi dan warga," ujar Ahmad Luthfi dalam keterangan pers, Selasa (25/6).

Margono dan Keluarga Kini Bisa Kembali Menempati Rumah

Keluarga Margono sebelumnya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat selama beberapa pekan usai kebakaran menghanguskan sebagian besar tempat tinggal mereka. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh perabot dan dokumen penting hangus terbakar. Dengan selesainya renovasi, mereka kini bisa kembali beraktivitas normal.

Margono mengaku tidak menyangka rumahnya bisa diperbaiki dalam waktu singkat. "Dulu saya pikir butuh waktu berbulan-bulan untuk bangun lagi. Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan semua anggota yang sudah membantu," katanya.

Bedah Rumah Jadi Program Rutin Polda Jateng

Polda Jawa Tengah menyatakan program bedah rumah bagi korban bencana dan warga kurang mampu akan terus berlanjut. Setidaknya ada lima unit rumah lain di berbagai kabupaten yang tengah dalam tahap identifikasi untuk direnovasi. Anggaran renovasi berasal dari dana sosial institusi dan sumbangan sukarela personel.

Kebakaran yang menimpa Margono terjadi pada awal Mei lalu akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Dengan selesainya renovasi, keluarga Margono menjadi salah satu penerima manfaat langsung program bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara tahun ini.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks