Pencarian

Timnas BMX Indonesia Gelar Pelatnas di Banyuwangi, Todotua Pasaribu Tinjau Kesiapan Atlet ke Asian Games 2026

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 08:27:01 WIB
Timnas BMX Indonesia Gelar Pelatnas di Banyuwangi, Todotua Pasaribu Tinjau Kesiapan Atlet ke Asian Games 2026
Todotua Pasaribu meninjau langsung kesiapan atlet BMX Indonesia dalam pemusatan latihan di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi.

BENGKULU — Fasilitas di Banyuwangi mendapat sorotan khusus dari Todotua Pasaribu. Ia mengaku takjub dengan kondisi lintasan yang disebutnya sudah sangat proper untuk standar persiapan atlet level Asia.

"Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper. Lintasannya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games," ujar Todotua dalam keterangannya.

Lintasan Berstandar Olimpiade Jadi Modal Utama

Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi bukan sekadar tempat latihan biasa. Lintasan sepanjang 465 meter ini dilengkapi empat rintangan high jump, dua start gate setinggi lima dan delapan meter, serta tujuh line yang telah memenuhi standar Olimpiade.

Keberadaan fasilitas ini dinilai bukan hanya untuk kebutuhan jangka pendek Asian Games. Todotua menyebut investasi ini merupakan fondasi pembinaan jangka panjang, termasuk untuk SEA Games 2027. "Saya tadi berbincang dengan Pak Sekjen ICF. Latihan di sini bukan hanya untuk Asian Games, tetapi juga mempersiapkan bibit atlet BMX Indonesia ke depan," katanya.

Target Emas dan Strategi Federasi

Kementerian Pemuda dan Olahraga memasang target empat medali emas dari cabang balap sepeda pada Asian Games 2026, dengan satu di antaranya diproyeksikan dari nomor BMX. Namun, Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) bergerak lebih agresif.

"Target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu medali emas. Karena itu, kami mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia agar tim balap sepeda mampu memberikan hasil terbaik di Asian Games," ujar Sekretaris Jenderal ICF, Jadi Rajagukguk.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, ICF memusatkan latihan tujuh atlet BMX terbaik Indonesia di Banyuwangi. Secara keseluruhan, Indonesia berencana mengirimkan 21 atlet balap sepeda beserta tujuh pelatih ke Aichi-Nagoya.

Try Out Internasional dan Mental Atlet

Latihan intensif di Banyuwangi tidak berjalan sendiri. Para atlet juga dijadwalkan menjalani try out di Australia, Jepang, dan Malaysia untuk menambah jam terbang melawan kompetitor Asia.

"Kami berharap melalui try out di luar negeri, para atlet memperoleh pengalaman dan jam terbang yang lebih banyak sehingga semakin siap bersaing dengan atlet-atlet terbaik Asia," jelas Jadi.

Di tengah program latihan enam hari per pekan, dua atlet putri andalan Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi dan Amellya Nur Sifa, mengaku siap bersaing di Jepang. Sifa, yang sebelumnya meraih medali emas di Asian Games, menegaskan ambisinya untuk mempertahankan prestasi tersebut.

"Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia," tegas Sifa.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infopublik.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks