BENGKULU — Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyatakan proses rekrutmen dan penempatan guru untuk Sekolah Rakyat masih berlangsung. Pihak sekolah kini mengajukan formasi kebutuhan tenaga pendidik berdasarkan mata pelajaran dan jenjang pendidikan.
"Kebutuhan guru masih dalam proses. Sekolah sedang mengajukan formasi sesuai mata pelajaran dan jenjang pendidikan agar proses belajar mengajar berjalan sesuai kebutuhan," ujar Khairil Anwar, Senin (13/7).
Skema Transisi Guru hingga September 2026
Khairil menjelaskan, pemenuhan tenaga pendidik dilakukan dengan sistem transisi. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menugaskan guru-guru sesuai mata pelajaran yang dibutuhkan sementara waktu.
"Sistem transisi ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Guru yang ditugaskan pemerintah daerah akan mengajar sementara hingga tenaga pendidik rekrutan Kemensos siap ditempatkan," jelasnya.
Skema transisi dijadwalkan berlangsung hingga September 2026. Kementerian Sosial masih melaksanakan proses rekrutmen tenaga pendidik tetap yang nantinya bertugas di Sekolah Rakyat berbagai daerah, termasuk Bengkulu.
Pembagian Tanggung Jawab Guru Antar Jenjang
Pemerintah daerah membagi tanggung jawab penyediaan tenaga pendidik berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk jenjang SD dan SMP, guru disiapkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu.
Sementara itu, kebutuhan guru untuk jenjang SMA menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pembagian ini dilakukan agar rekrutmen dan penempatan lebih terfokus sesuai kewenangan masing-masing pemerintah daerah.
Fokus pada Pemenuhan Fasilitas Pendukung
Selain tenaga pendidik, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Sosial masih melakukan berbagai penyesuaian terkait fasilitas pendukung. Persiapan sarana dan prasarana menjadi prioritas agar proses pembelajaran berjalan optimal saat dimulai.
Penundaan selama satu pekan ini diharapkan memberi waktu yang cukup bagi semua pihak untuk merampungkan persiapan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Bengkulu dapat berjalan sesuai rencana pada 20 Juli 2026.