Pencarian

Progres Sekolah Rakyat Bengkulu Capai 96,91 Persen, Helmi Hasan Target Operasi Agustus 2026

Rabu, 08 Juli 2026 • 22:51:31 WIB
Progres Sekolah Rakyat Bengkulu Capai 96,91 Persen, Helmi Hasan Target Operasi Agustus 2026
Gubernur Helmi Hasan meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Sukarami yang telah mencapai 96,91 persen.

BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Rabu (8/7/2026). Hasil peninjauan menunjukkan pembangunan fisik telah mencapai 96,91 persen.

“Pendidikan adalah prioritas utama bangsa. Program Sekolah Rakyat merupakan langkah besar untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar yang layak,” ujar Helmi Hasan dalam keterangannya, Rabu.

Helmi menegaskan, program ini lahir sebagai jawaban atas persoalan anak putus sekolah dan keterbatasan akses pendidikan yang masih ditemui di sejumlah daerah di Bengkulu.

Anggaran Rp500 Miliar untuk Dua Sekolah Rakyat

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan dua Sekolah Rakyat di Bengkulu. Selain di Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, satu unit lainnya dibangun di Desa Cucupan, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur.

Provinsi Bengkulu juga mendapat kepercayaan membangun Sekolah Garuda di Kabupaten Rejang Lebong sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan.

Kapasitas Tampung 1.080 Siswa, Dibuka untuk Tiga Jenjang

Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu Hari Setiadi menjelaskan, setiap Sekolah Rakyat akan menerima 270 siswa baru setiap tahun yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Bengkulu akan menampung 46 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 226 siswa SMA.

Proses belajar mengajar akan didukung 14 guru dan 41 tenaga kependidikan. Ke depan, satu kompleks Sekolah Rakyat dirancang mampu menampung hingga 1.080 siswa dalam 36 rombongan belajar, terdiri atas 540 siswa SD, 270 siswa SMP, dan 270 siswa SMA.

Pendataan Anak Putus Sekolah Jadi Prioritas

Helmi Hasan menginstruksikan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perangkat daerah terkait untuk aktif mendata dan mengajak anak-anak yang belum bersekolah. Pendataan dapat memanfaatkan data kependudukan yang dimiliki Disdukcapil.

“Lakukan pendataan secara menyeluruh. Jangan sampai ada lagi anak yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan,” tegasnya.

Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi dan menjadi solusi nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Bagikan
Sumber: mediabengkulu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks