BENGKULU TENGAH — Sebanyak 814 ekor hewan kurban tercatat telah dipotong oleh masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah pada momen Iduladha 1447 Hijriah. Data ini dihimpun langsung oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat dari seluruh kecamatan.
Rincian Jenis Hewan Kurban: Sapi Mendominasi
Dari total 814 ekor, hewan kurban yang dipotong didominasi oleh sapi. Sisanya terdiri dari kerbau dan kambing yang tersebar di masjid-masjid serta lokasi pemotongan resmi yang telah dikoordinasikan dengan pihak berwenang.
Pemotongan hewan kurban berlangsung selama tiga hari tasyrik, yakni 11, 12, dan 13 Zulhijah. Proses pemotongan dan pendistribusian daging kurban dipantau oleh petugas dari Kemenag dan Dinas Pertanian setempat untuk memastikan kelayakan daging yang dibagikan ke masyarakat.
Pengawasan Ketat Jamin Kesehatan Hewan Kurban
Kemenag Bengkulu Tengah memastikan seluruh hewan kurban yang dipotong telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan (ante-mortem) dan pemeriksaan daging (post-mortem). Langkah ini dilakukan untuk menjamin daging yang dikonsumsi masyarakat aman dan sehat.
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas medis dari Dinas Pertanian yang diturunkan ke setiap titik pemotongan. Tak hanya itu, tim gabungan juga mengawasi proses penyembelihan agar sesuai dengan syariat Islam dan standar higienitas yang ditetapkan.
Distribusi Daging Kurban Tepat Sasaran
Daging kurban yang telah dipotong langsung didistribusikan kepada warga yang berhak menerima, termasuk fakir miskin, anak yatim, dan warga kurang mampu di sekitar lokasi pemotongan. Proses pendataan penerima manfaat dilakukan oleh panitia kurban di masing-masing masjid.
Kemenag Bengkulu Tengah mencatat, antusiasme masyarakat untuk berkurban tahun ini cukup tinggi. Jumlah hewan kurban yang dipotong pada Iduladha 1447 H ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan kesadaran dan kemampuan ekonomi warga yang semakin baik.