BENGKULU — Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memimpin langsung prosesi pelantikan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Para PNS baru ini berasal dari berbagai daerah dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun.
Empat Karakter Wajib dan Pembinaan ala Kopassus
Basuki menegaskan, para ASN yang baru dilantik wajib menginternalisasi empat karakter utama: kompetensi, integritas, loyalitas profesional, dan inovasi. "Integritas menjadi landasan penting karena jabatan tidak sekadar formalitas administratif, melainkan amanah yang harus dijaga," ujarnya dalam sambutan.
Sebelum resmi menjadi PNS, seluruh peserta menjalani pembinaan dan persiapan khusus yang didampingi Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Tujuan pembinaan itu, menurut Basuki, adalah membangun kedisiplinan, kekompakan, dan karakter sebagai aparatur negara yang akan bertugas di IKN.
Bukan Sekadar Pegawai, tapi Identitas Lembaga
Basuki mengingatkan bahwa ASN Otorita IKN tidak hanya berperan sebagai pegawai pemerintah biasa. Mereka, kata dia, menjadi bagian dari identitas dan semangat yang dibangun lembaga tersebut. "Pegawai direkrut dan dibina secara khusus untuk mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di IKN," jelasnya.
Ia menambahkan, tantangan membangun IKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan ekosistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat di ibu kota baru. Karena itu, ASN dituntut mampu berpikir kreatif, berimprovisasi, dan menghasilkan terobosan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Tonggak Awal Rekrutmen Mandiri IKN
Pelantikan ini menjadi tonggak pertama bagi Otorita IKN dalam memiliki aparatur sipil negara yang direkrut dan dibina secara khusus oleh lembaga itu sendiri. Sebelumnya, sebagian besar ASN di IKN merupakan pegawai yang diperbantukan dari kementerian dan lembaga lain.
Dengan adanya 555 PNS angkatan pertama ini, Otorita IKN mulai membangun fondasi sumber daya manusia yang diharapkan bisa menjadi motor penggerak penyelenggaraan pemerintahan di Nusantara. "ASN Otorita IKN harus memiliki keberanian yang dilandasi integritas, loyalitas profesional, dan kemampuan berinovasi," pungkas Basuki.