SELUMA — Keluarga besar Pemerintah Kabupaten Seluma dan masyarakat Bengkulu berduka. Drs. H. Achmad Sardi, M.Si, ayahanda Bupati Seluma Teddy Rahman dan Anggota DPD RI Destita Khairilisani, mengembuskan napas terakhir pada Rabu pagi (10/6/2026). Almarhum lahir pada 26 Februari 1953 dan wafat di usia 73 tahun.
Informasi wafatnya disampaikan langsung pihak keluarga kepada kerabat dan masyarakat. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Kodau Raya Kavling PDK RT 003 RW 001 Nomor 07, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Prosesi Pemakaman: Diterbangkan ke Bengkulu Siang Ini
Jenazah almarhum akan diberangkatkan dari Bekasi menuju Bengkulu melalui jalur udara pada siang hari. Setelah tiba, almarhum langsung dibawa ke tanah kelahirannya, Desa Kembang Mumpo, Kabupaten Seluma, untuk dimakamkan.
Pemilihan Desa Kembang Mumpo sebagai lokasi peristirahatan terakhir menunjukkan ikatan kuat almarhum dengan kampung halaman. Desa ini berada di wilayah Kabupaten Seluma, daerah yang kini dipimpin putra almarhum, Teddy Rahman.
Ucapan Belasungkawa Mengalir dari Berbagai Kalangan
Wafatnya Achmad Sardi mengundang duka mendalam dari masyarakat dan sejumlah tokoh di Bengkulu. Ucapan belasungkawa terus mengalir kepada keluarga yang ditinggalkan, baik melalui media sosial maupun langsung ke rumah duka.
Pihak keluarga berharap masyarakat turut mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan,” demikian harapan yang disampaikan keluarga.
Keluarga juga memohon doa agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Achmad Sardi meninggalkan dua orang anak yang kini sama-sama mengemban amanah sebagai pejabat publik: Teddy Rahman sebagai Bupati Seluma dan Destita Khairilisani sebagai Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Bengkulu.