BENGKULU — Ketua DPD IWAPI Provinsi Bengkulu, Trisna Anggraini, menegaskan bahwa organisasi ini tidak boleh berhenti sebagai sekadar tempat berkumpul. Ia ingin IWAPI menjadi rumah bagi para anggotanya untuk saling berbagi pengalaman, memperluas relasi, dan meningkatkan kapasitas usaha.
"IWAPI hadir sebagai organisasi yang memperjuangkan kepentingan perempuan pengusaha melalui pembinaan, pemberdayaan, dan penguatan jaringan usaha," ujar Trisna saat membuka rakerda.
Kolaborasi Jadi Kunci Utama Hadapi Ekonomi yang Belum Pulih
Menurut Trisna, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih harus dihadapi dengan semangat kebersamaan. Ia menekankan bahwa perempuan pengusaha tidak boleh menjadi penonton di tengah situasi sulit. Justru, mereka harus mampu melahirkan inovasi dan mengubah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Kekuatan utama IWAPI, kata Trisna, terletak pada kolaborasi antaranggota. Melalui jaringan yang dimiliki, setiap kebutuhan usaha bisa saling dipenuhi. Hal ini membuka peluang kerja sama sekaligus memperkuat ekosistem bisnis perempuan di Bengkulu.
Digitalisasi Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Keharusan
Salah satu fokus utama yang mengemuka dalam rakerda adalah adaptasi terhadap teknologi digital. Trisna menyebut bahwa digitalisasi kini menjadi kebutuhan pokok bagi pelaku usaha, mulai dari pemasaran produk hingga pengurusan perizinan secara elektronik.
Namun, ia mengakui masih ada anggota yang membutuhkan peningkatan kemampuan digital. Karena itu, IWAPI berkomitmen menggelar pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. "Kita harus terus berkolaborasi dalam memberdayakan perempuan, memperkuat ekonomi keluarga, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Apa Saja Sektor Usaha yang Digeluti Anggota IWAPI Bengkulu?
Anggota IWAPI Bengkulu berasal dari latar belakang usaha yang beragam. Mulai dari sektor pertanian, pendidikan, kuliner, kerajinan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keragaman ini dinilai sebagai potensi besar untuk saling mendukung dalam mengembangkan usaha.
Rakerda ini menjadi momentum bagi IWAPI untuk menyusun program kerja sekaligus memperkuat sinergi antaranggota. Targetnya jelas: meningkatkan daya saing pelaku usaha perempuan di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.