Pencarian

Presiden Prabowo Paparkan 29 Kebijakan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Mulai PKH hingga Bantuan Pangan 10 Kg Beras

Selasa, 21 Juli 2026 • 12:29:31 WIB
Presiden Prabowo Paparkan 29 Kebijakan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Mulai PKH hingga Bantuan Pangan 10 Kg Beras
Presiden Prabowo memaparkan 29 kebijakan penghapusan kemiskinan ekstrem dalam rapat kabinet di Jakarta.

JAKARTA — Pemerintah mengklaim telah menjalankan 29 kebijakan yang terbagi dalam tiga kategori: program penghapusan kemiskinan, program universal, dan program afirmatif. Target utamanya adalah kelompok miskin ekstrem hingga rentan miskin yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4.

Bantuan Tunai dan Pendidikan untuk 10 Juta Keluarga

Presiden Prabowo mengawali paparannya dengan menyebut Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar 10 juta keluarga. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan antara Rp75.000 hingga Rp250.000 per bulan.

Untuk sektor pendidikan, pemerintah mengoperasikan Sekolah Rakyat yang memberikan total penerimaan Rp4 juta per bulan bagi anak-anak dari desil termiskin. Selain itu, Kartu Indonesia Pintar (KIP) membantu biaya hidup 1,2 juta mahasiswa sebesar Rp800.000 hingga Rp1,4 juta per bulan.

"Uang Kuliah Tunggal (UKT) dibantu, langsung dibayar ke PT (perguruan tinggi). Program Indonesia Pintar, 22.100.000 siswa dari desil 1, 2, 3, 4, yang paling bawah. Jadi, keberpihakan kita kepada orang miskin luar biasa," kata Presiden di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan pejabat negara.

Jaminan Kesehatan untuk Nyaris 100 Juta Jiwa

Pada sektor kesehatan, Presiden menyampaikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah diberikan kepada 96.800.000 orang. Angka ini, menurutnya, jauh melampaui populasi negara tetangga.

"Nyaris 100 juta, 20 kali lebih besar dari (penduduk) Singapura, 3,5 kali lebih besar dari Malaysia, kita beri jaminan," ujar Prabowo.

Subsisi Energi dan Bantuan Pangan untuk 33 Juta Keluarga

Presiden juga merinci jumlah penerima subsidi di berbagai sektor. Mulai dari subsidi LPG, subsidi solar, kompensasi Pertalite, subsidi dan kompensasi listrik, diskon tarif kereta api, diskon tarif angkutan laut, hingga bantuan pangan.

Khusus bantuan pangan, pemerintah memberikan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk 3 bulan kepada 33,24 juta keluarga di desil 1, 2, 3, dan 4.

"Tunjukkan negara mana seperti kita? Pasti ada yang lebih hebat, pasti, tetapi untuk bangsa Indonesia, not bad-lah. Jangan anggap enteng kita terus, we are strong, we are rich, and we will be richer. Kita akan lebih kaya, karena kita tidak mau jadi lugu lagi, kita terlalu lugu, terlalu naif, terlalu baik," ujar Presiden.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks