DEPOK — Sebanyak empat hari kompetisi menembak digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok. Kejuaraan mempertandingkan nomor IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC untuk kategori handgun dan PCC, serta Tembak Presisi individu dan beregu. Seluruh nomor dirancang untuk menguji kecepatan, akurasi, konsistensi, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi kompetisi.
Sinergitas Lintas Institusi Jadi Fokus Utama
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kejuaraan ini sengaja mengundang berbagai mitra strategis. “Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan. Di samping itu tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut,” ujarnya saat menghadiri acara, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai elemen menjadi bukti komitmen Polri membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh komponen bangsa. “Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Pembinaan Atlet Menembak Menuju Nasional dan Internasional
Selain mempererat hubungan antarlembaga, kompetisi ini menjadi tolok ukur kesiapan atlet menembak Indonesia sebelum berlaga di kejuaraan nasional maupun internasional. Kapolri menyebut, kejuaraan ini penting untuk mengasah kemampuan personel Polri sekaligus mempersiapkan atlet. “Kita juga mempersiapkan atlet-atlet agar ini menjadi salah satu event sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Penggunaan senjata merupakan keterampilan yang harus terus dilatih. Kapolri menambahkan, “Selain sinergitas yang kita bangun, tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota agar betul-betul siap menjalankan tugas yang kadang-kadang harus menggunakan senjata.”
Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80
Kapolri Cup Shooting Championship 2026 turut menyemarakkan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Para juara di setiap nomor akan menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Kapolri berharap kejuaraan ini terus menjadi ruang bersama yang memperkuat sinergitas, meningkatkan kemampuan atlet dan personel, serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. “Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua,” tuturnya. (**)