BENGKULU — Suasana khidmat menyelimuti rumah duka di Jalan Kapuas IV, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, saat warga, kerabat, dan tokoh masyarakat berkumpul untuk mendoakan almarhum H Ahmad Jailani Bin Hasan Basri. Pj Sekda Medy Pebriansyah hadir bersama Asisten I Pemkot Bengkulu Alex Periansyah dan sejumlah kepala OPD.
Pesan Duka dan Harapan Husnul Khatimah
Dalam sambutannya, Medy menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Bengkulu turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Medy.
Menurut Medy, kegiatan tabligh musibah bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga momen mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga. Ia menilai dukungan moral dari masyarakat sangat penting bagi keluarga yang sedang berduka.
Layanan 3 in 1: Urus Administrasi Tanpa Ribet di Tengah Duka
Pemerintah Kota Bengkulu memanfaatkan momen ini untuk menyerahkan layanan administrasi kependudukan “3 in 1” kepada keluarga almarhum. Layanan itu meliputi pengurusan akta kematian, Kartu Keluarga (KK), dan KTP elektronik secara terintegrasi.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mengurus dokumen administrasi di tengah suasana duka. Pemerintah harus hadir tidak hanya saat masyarakat bergembira, tetapi juga ketika mereka menghadapi musibah,” kata Medy.
Program 3 in 1 merupakan bagian dari upaya Pemkot Bengkulu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. Layanan ini menjadi salah satu inovasi yang langsung menyentuh kebutuhan warga saat kondisi paling genting.
Doa Bersama dan Tausiah: Mengingatkan Kesabaran Menghadapi Takdir
Rangkaian acara tabligh musibah malam ketiga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, doa bersama, dan tausiah agama. Para alim ulama yang hadir mengingatkan pentingnya kesabaran serta keikhlasan dalam menghadapi takdir Allah SWT.
Keluarga almarhum menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemkot Bengkulu serta masyarakat. Mereka berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat menjadi penerang bagi almarhum di alam kubur.
Komitmen Pemkot: Hadir Secara Emosional dan Spiritual
Kehadiran pejabat Pemkot Bengkulu dalam kegiatan sosial dan keagamaan seperti tabligh musibah menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tetap dekat dengan masyarakat. Selain memberikan pelayanan administratif, pemerintah juga berupaya hadir secara emosional dan spiritual dalam berbagai kondisi yang dihadapi warga.
Melalui momentum ini, Pemkot Bengkulu menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan urusan birokrasi, tetapi juga menyangkut empati dan kepedulian terhadap masyarakat.