Dalam sambutannya, Haryadi menegaskan bahwa konferensi kerja bukanlah agenda seremonial belaka. Ia menyebut forum ini sebagai ruang musyawarah untuk menyatukan visi dan merancang langkah strategis menghadapi tantangan pendidikan yang kian kompleks.
“Konferensi kerja menjadi ruang musyawarah yang sangat penting bagi organisasi. Melalui forum ini, seluruh anggota dapat menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta merancang langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan,” ujar Haryadi dalam keterangan yang diterima, Kamis.
Ia menambahkan, konferensi juga menjadi wadah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh anggota PGRI Seluma.
Dorong Guru Melek Teknologi di Tengah Perubahan Zaman
Haryadi mengingatkan bahwa profesi guru tak bisa lagi berjalan di tempat. Perubahan zaman dan perkembangan teknologi, menurutnya, menuntut tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI menjaga kekompakan serta profesionalisme.
“Perubahan zaman dan perkembangan teknologi menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan yang semakin dinamis,” kata Haryadi.
Pemda Apresiasi, PGRI Jadi Mitra Strategis
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, H. Munarwan Syaiful, yang turut hadir dalam konferensi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai PGRI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Kami berharap forum ini menghasilkan berbagai rekomendasi dan program yang mampu mendukung pengembangan kompetensi guru serta memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Seluma,” ujar Munarwan.
Fokus pada Kesejahteraan dan Perlindungan Profesi Guru
Ketua PGRI Kabupaten Seluma, Umarudin, menyebut konferensi ini bertujuan menyelaraskan program kerja di seluruh tingkatan kepengurusan. Dengan perencanaan yang matang, organisasi diharapkan mampu menjalankan berbagai program secara efektif dan berkelanjutan selama lima tahun ke depan.
Ia menekankan, dukungan dari seluruh anggota menjadi faktor penting dalam mewujudkan target organisasi, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan guru, penguatan kompetensi pendidik, serta perlindungan profesi guru.
Para peserta juga diberi kesempatan berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai isu-isu pendidikan terkini. Masukan yang muncul akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja PGRI Seluma hingga 2030.