BENGKULU — Kemenangan straight set atas Filipina—25-20, 25-23, 27-25—menjadi bukti dominasi Indonesia di Grup A. Sehari sebelumnya, Farhan Halim dan kolega juga menghancurkan Kamboja dengan skor identik 3-0 (25-18, 25-18, 25-21). Hasil ini mengantarkan Indonesia ke babak semifinal tanpa sekalipun tertinggal set dari lawan.
Rotasi Pemain Kunci Taklukkan Pertahanan Tuan Rumah
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nur Widayanto, mengungkapkan kunci kemenangan terletak pada antisipasi pola serangan Filipina. "Pada set pertama kami memasang tim utama. Untuk mengantisipasi serangan Filipina tidak terlalu sulit karena bola sisa atau bola kedua mereka cenderung tinggi," jelas Nur dalam keterangan resmi PBVSI.
Memasuki set kedua, tim pelatih melakukan rotasi besar. Dio dan Rama Fazza masuk menggantikan Alfin Daniel serta Fauzan Nibras. Tedi Oka dan Sigit Ardian juga diberi kesempatan bermain. Nur menegaskan rotasi ini sudah disiapkan setelah menganalisis materi pemain lawan. "Kami memiliki kedalaman skuad karena kualitas pemain utama dan pelapis tidak berbeda jauh," tambahnya.
Set Ketiga Dramatis, Servis Jadi Pekerjaan Rumah
Pada set penentu, Indonesia sempat tertinggal angka akibat penerimaan bola yang kurang sempurna. "Pada set ketiga Gumilar juga kami masukkan. Kami sempat tertinggal beberapa angka karena banyak penerimaan bola yang kurang sempurna sehingga serangan menjadi kurang bervariasi," tutur Nur. Namun, mental juara skuad Garuda akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 27-25.
Meski lolos, Nur mengakui masih ada celah yang harus diperbaiki. Laga semifinal melawan Vietnam akan menjadi ujian sesungguhnya. "Untuk strategi lawan Vietnam besok kami tetap akan berusaha memperbaiki kualitas servis kita, terutama pemain yang berposisi sebagai outside hitter dan opposite untuk servis lebih berani agar menyulitkan Vietnam dalam menyerang," katanya. "Hal itu juga akan kami imbangi dengan berusaha agar besok penerimaan bola kami lebih bagus," tegas Nur.
Jadwal Semifinal: Indonesia Vs Vietnam
Laga hidup-mati melawan Vietnam akan berlangsung besok, Sabtu (18/7/2026). Dengan catatan sempurna di fase grup, Indonesia di atas kertas diunggulkan. Namun, konsistensi servis dan penerimaan bola pertama menjadi kunci agar langkah Garuda Muda tidak terhenti di semifinal.