BENGKULU — Universitas Bengkulu (Unib) mencatat sebanyak 1.666 calon mahasiswa asing dari 55 negara telah mendaftar pada Program Penerimaan Mahasiswa Asing Penerimaan Mahasiswa Baru 2026. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena masa pendaftaran masih berlangsung hingga 10 Juli mendatang.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unib Prof. Dr. Kamaludin mengatakan para pendaftar berasal dari berbagai kawasan dunia. Jumlah terbanyak berasal dari Pakistan, Nigeria, Sudan, dan Timor Leste.
"Masa pendaftaran masih dibuka hingga 10 Juli 2026. Selanjutnya proses seleksi akan dilaksanakan pada 13 hingga 18 Juli dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 27 sampai 31 Juli 2026," kata Prof. Kamaludin di Bengkulu, Kamis.
400 Pendaftar Sudah Selesaikan Registrasi
Dari total 1.666 calon mahasiswa yang telah mengakses laman pendaftaran, sebanyak 1.193 orang masih berstatus draf. Mereka belum menyelesaikan seluruh proses pendaftaran.
Sementara itu, sebanyak 400 pendaftar telah melakukan submit dan melengkapi dokumen administrasi yang dipersyaratkan. Mereka berasal dari 29 negara.
Fakultas Kedokteran dan MIPA Paling Diburu
Program studi yang paling banyak diminati adalah Fakultas Kedokteran dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Masing-masing mencatat 82 pendaftar.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencatat 55 pendaftar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 27 pendaftar, Program Studi Fisika 18 pendaftar, serta Fakultas Hukum 10 pendaftar. Berbagai program studi lainnya juga turut menjadi pilihan calon mahasiswa internasional.
Tiga Tahapan Seleksi dan Kemungkinan Tambah Kuota
Proses seleksi akan dilakukan melalui tiga tahapan utama: seleksi administrasi, wawancara, dan induction. Unib juga akan membahas kemungkinan penambahan kuota penerimaan yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 50 kursi.
Prof. Kamaludin menyebut pihak universitas akan berkoordinasi dengan fakultas dan program studi terkait kemungkinan penambahan daya tampung. Berbagai kebutuhan pendukung seperti skema beasiswa penuh dari universitas, penyediaan asrama, dan akomodasi mahasiswa asing terus dipersiapkan.
Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata mengatakan meningkatnya minat mahasiswa asing merupakan hasil dari berbagai langkah strategis internasionalisasi yang terus dilakukan universitas. Menurutnya capaian tersebut sejalan dengan visi Unib untuk menjadi perguruan tinggi yang inklusif, unggul, dan berdaya saing global.
Rektor menambahkan Program Penerimaan Mahasiswa Asing merupakan bagian dari strategi besar internasionalisasi kampus. Strategi itu akan terus diperkuat melalui kerja sama akademik internasional, pengembangan riset bersama, pertukaran budaya, dan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa lokal maupun internasional.