BENGKULU — Enam hari penyelenggaraan Sirnas B 2026 di Bengkulu resmi berakhir. Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menutup kejuaraan bulutangkis nasional tersebut di Gedung Sportatorium Kampus IV UMB, Sabtu (22/8/2026), sekaligus menandai rampungnya rangkaian pertandingan sejak 17 Agustus lalu.
Kepercayaan yang diberikan Pengurus Pusat PBSI kepada Bengkulu dinilai menjadi momentum strategis. Herwan menyebut penunjukan ini bukan sekadar kebanggaan seremonial, melainkan sarana efektif memperkenalkan daerah di panggung nasional.
Modal Besar untuk Ajang Lebih Tinggi
Kesuksesan penyelenggaraan Sirnas B 2026 langsung direspons dengan ambisi baru. Herwan secara terbuka mendorong agar Bengkulu mendapat jatah menjadi tuan rumah Sirnas A pada 2027.
"Alhamdulillah, Bengkulu Bumi Merah Putih ditunjuk langsung oleh PBSI pusat untuk menjadi tuan rumah Sirnas B 2026. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan olahraga bertaraf nasional," ujarnya saat penutupan.
Lebih lanjut, Herwan mengapresiasi kerja keras Pengprov PBSI Bengkulu yang dinilai sukses menjalankan acara dengan baik dan meriah. Menurutnya, citra positif ini menjadi modal utama untuk dipercaya menggelar event level lebih tinggi.
"Dengan sukses dan lancarnya kegiatan Sirnas B 2026, tentunya kami Provinsi Bengkulu berharap untuk tahun depan Bengkulu dapat jatah untuk menyelenggarakan Sirnas A," tegasnya.
PBSI Bengkulu Siapkan Komitmen untuk Sirnas A
Harapan pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, Soeharto. Ia menilai keberhasilan tahun ini merupakan hasil sinergi antara pemda, PBSI, sponsor, dan seluruh pihak terkait.
"Kami PBSI Bengkulu sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah yang telah membantu menyukseskan acara ini. Kami juga berharap apa yang disampaikan Sekda tadi bisa terealisasi," kata Soeharto.
Ia menegaskan PBSI Bengkulu siap membangun kerja sama dengan seluruh pihak untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Sirnas A 2027. Komitmen ini dinilai penting mengingat persiapan teknis dan non-teknis untuk ajang level utama membutuhkan waktu lebih panjang.
Sirnas B 2026 sendiri mempertandingkan sektor tunggal dan ganda dari berbagai kelompok umur. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pencarian bibit atlet muda nasional sebelum melangkah ke level Sirnas A yang lebih bergengsi.