Baznas Kabupaten Lebong menyalurkan bantuan penanganan stunting senilai Rp60 juta kepada 119 penerima manfaat yang tersebar di sejumlah kecamatan. Bantuan tersebut telah diserahkan kepada Pemkab Lebong untuk didistribusikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
LEBONG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, menyerahkan bantuan penanganan stunting senilai Rp60 juta kepada pemerintah daerah setempat. Dana tersebut dialokasikan untuk 119 penerima manfaat yang tersebar di beberapa kecamatan, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.
Ketua Baznas Kabupaten Lebong, Juniardi Noto, mengatakan program ini merupakan bagian dari kemaslahatan umat yang telah masuk dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) Baznas setempat. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Bantuan Pendidikan untuk 540 Siswa Yatim dan Terlantar
Selain fokus pada penanganan tengkes, Baznas Lebong juga menyalurkan beasiswa bagi anak yatim, piatu, dan anak terlantar berdasarkan jenjang pendidikan. Hingga saat ini, tercatat 540 siswa telah menerima manfaat program tersebut.
Untuk tingkat sekolah dasar (SD), setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per semester. Sementara itu, pelajar tingkat SMP mendapatkan bantuan lebih besar, yakni Rp420 ribu per siswa setiap semester.
Gerobak Usaha untuk Pedagang Makanan
Di bidang perekonomian, Baznas Kabupaten Lebong turut menyalurkan bantuan ekonomi produktif berupa gerobak bagi pedagang makanan di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian usaha kecil masyarakat setempat.
Syarat dan Cara Pengajuan Bantuan
Warga Kabupaten Lebong yang ingin mengajukan bantuan ke Baznas perlu melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Dokumen yang dibutuhkan meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), serta Kartu Identitas Anak (KIA) atau akta kelahiran.
Berkas pengajuan dapat disampaikan langsung ke kantor Baznas Kabupaten Lebong atau melalui koordinator di tingkat kecamatan dan desa. Pemerintah desa setempat juga dapat menjadi perantara penyerahan dokumen bagi warga yang membutuhkan.
Dengan adanya program ini, Baznas Lebong berharap angka stunting di daerah tersebut dapat ditekan secara signifikan, sekaligus memperluas akses pendidikan dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.