BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Provinsi Bengkulu mencapai lebih dari Rp2 triliun. Angka tersebut disampaikan Helmi menanggapi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026, Jumat.
"Lebih dari Rp2 triliun dana APBN masuk ke sini, dari kementerian lembaga. Padahal kita cuma efisiensi kurang lebih Rp300-an miliar, hampir Rp400 miliar, tapi dikembalikan dalam bentuk program lebih dari Rp2 triliun," kata Helmi di Bengkulu.
Dua Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Serap Dana Hampir Rp1 Triliun
Sektor pendidikan menjadi salah satu penerima alokasi terbesar. Helmi merinci, Bengkulu mendapatkan dua program Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur, serta satu program Sekolah Garuda. Total dukungan untuk ketiga sekolah tersebut hampir mencapai Rp1 triliun.
"Misalnya sekolah. Bengkulu mendapatkan Sekolah Rakyat dua, satu di Kota Bengkulu, satu di Kabupaten Kaur. Ada Sekolah Garuda juga. Totalnya hampir Rp1 triliun," ujarnya.
Cetak Sawah dan Infrastruktur Jadi Prioritas Berikutnya
Selain pendidikan, pemerintah pusat turut mendorong sektor pertanian melalui program cetak sawah. Program ini bertujuan menambah areal pertanian baru di provinsi yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia tersebut.
"Kemudian juga program pertanian. Kita juga dapat cetak sawah yang tadinya tidak ada," kata Helmi.
Dukungan lain mencakup pembangunan jembatan dan berbagai infrastruktur strategis lainnya. Helmi menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan kementerian dan lembaga agar program nasional dapat berjalan optimal di daerahnya.
"Insya Allah pemerintah pusat tetap akan membantu, mendukung program-program yang ada di Provinsi Bengkulu. Dan kita pun terus berjuang melakukan komunikasi yang baik antarkementerian dan lembaga," ujarnya.
Sinergi dengan Delapan Program Prioritas Nasional
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan delapan Program Kerja Prioritas Nasional dalam RAPBN 2027. Program tersebut meliputi kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan akan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat. Sinergi ini dinilai penting agar setiap program yang digulirkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bengkulu.