Pencarian

Belungguk Point Jadi Ikon Nongkrong Baru di Kota Bengkulu, Pedagang UMKM Rasakan Dampaknya ke Pendapatan

Selasa, 18 Agustus 2026 • 14:28:01 WIB
Belungguk Point Jadi Ikon Nongkrong Baru di Kota Bengkulu, Pedagang UMKM Rasakan Dampaknya ke Pendapatan
Warga menikmati suasana malam di Belungguk Point, kawasan nongkrong baru di tepi Jalan S. Parman, Kota Bengkulu.

BENGKULU — Ruang publik baru di tepi Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati, Kota Bengkulu, kini menjadi magnet baru bagi warga yang ingin melepas penat di malam hari. Kawasan yang dikenal dengan nama Belungguk Point ini perlahan menjelma menjadi ikon perkotaan yang tidak hanya menawarkan spot foto, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.

Sejak ramai dikunjungi, kawasan ini menjadi alternatif tempat berkumpul bagi keluarga maupun anak muda. Suasana yang dulu hanya dipadati kendaraan yang melintas, kini berubah menjadi area nongkrong dengan deretan pedagang makanan dan minuman.

Dari Jalur Lintas Menjadi Tujuan Wisata Kuliner

Susilawati (45), warga Kota Bengkulu, mengaku merasakan perubahan signifikan pada kawasan tersebut. Ia menilai kehadiran Belungguk Point memberikan pilihan tempat bersantai yang sebelumnya tidak ada.

"Ya kita sebagai warga kota sangat senang, ada tempat nongkrong baru seperti suasana tempat di kota-kota besar. Apalagi dulunya tempat ini hanya sekadar jalan pelintasan kendaraan saja, kalau sekarang ramai tempat nongkrong kuliner malam dan spot foto menarik yang indah," ungkapnya saat ditemui di sela menikmati jajanan UMKM.

Disamakan dengan Malioboro dan Braga

Belungguk Point dinilai memiliki daya tarik yang sebanding dengan ikon kota besar lainnya di Indonesia. Zaen (23), seorang anak muda Bengkulu, menyebut kawasan ini layak menjadi andalan baru bagi kota.

"Kalau di Jogjakarta itu ada tempat nongkrong terkenal namanya Malioboro, di Bandung ada tempat nongkrong Jalan Braga. Nah sekarang di Bengkulu ada ikon baru namanya Belungguk Point. Tentu sekarang Bengkulu sudah tampak adanya perubahan penataan wajah kota yang cantik dan andalan orang untuk berkunjung ke Belungguk Point," katanya.

Pedagang Kecil Rasakan Lonjakan Omzet

Keramaian pengunjung berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan pedagang. Maulana, penjual batagor, mengaku keberadaan tempat ini membuka berkah rezeki baru bagi usahanya.

"Alhamdulillah adanya Belungguk Point ini nambah rezeki bagi kami pedagang kecil seperti kami ini. Karena orang yang berkunjung ke sini, tidak hanya berswafoto, tapi juga mencari jajanan makanan," ujarnya.

Hal serupa dirasakan Panji, pedagang kopi keliling. Ia mengaku meraup pendapatan yang cukup lumayan setiap malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jumlah pengunjung biasanya meningkat signifikan saat akhir pekan tiba.

Penataan Kota yang Berdampak Sosial dan Ekonomi

Perubahan fungsi kawasan ini menunjukkan bahwa pembangunan perkotaan tidak hanya berorientasi pada fisik semata. Ruang kota yang tertata baik mampu menciptakan nilai sosial, menjadi ruang interaksi masyarakat, sekaligus menghidupkan sektor usaha mikro di sekitarnya.

Transformasi Belungguk Point menjadi ruang publik produktif ini merupakan bagian dari penataan kawasan perkotaan yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu di era kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny Tobing. Ke depannya, kawasan ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian warga.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bengkuluekspress.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks